Kata Pemuda Aswaja: Shalat di Jalanan Saat Festival Muharram, Anies Baswedan Anjurkan Kesesatan


DEMOKRASI - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menganjurkan kesesatan dengan menggelar shalat di jalanan saat Festival Muharram di Jakarta.

“Masjid di sekitar acara festival muharram banyak, tetapi menggelar shalat di jalanan. Ini Anies menganjurkan kesesatan dan ibadah shalatnya riya,” kata Koordinator Pemuda Aswaja Nur Khalim kepada suaranasional, Ahad (1/9/2019).

Menurut Nur Khalim, harusnya Anies memaksimalkan masjid di sekitar acara Festival Muharram. “Bisa masjid di Bank Indonesia, Masjid Balai Kota, Masjid Istiqlal,” jelas Nur Khali.

Kata Nur Khalim, Anies mempolitisasi Festival Muharram untuk meraih dukungan di Pilpres 2024. “Anies mengkapitalisasi dukungan umat Islam untuk maju di Pilpres 2024,” paparnya.

Nur Khalim mengatakan, rakyat Indonesia sudah sangat cerdas dan tidak akan memilih pemimpin yang melakukan politisasi agama. “Rakyat Indonesia akan memilih pemimpin yang mampu bekerja untuk rakyat dan bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedanmelakukan salat Isya berjemaah saat menghadiri Jakarta Muharram Festival 2019. Anies salat bersama warga DKI Jakarta di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.

Anies mengenakan baju koko warna abu-abu dengan peci berada di saf terdepan. Salat diimami Syekh Ahmad Al Misri.

Warga yang salat di lokasi sebelumnya berwudu di tempat yang telah disiapkan panitia. Ada 11 titik wudu yang tersebar di sekitar Bundaran HI. Perlengkapan salat seperti sajadah juga sudah disiapkan panitia.

SUMBER

Sumber DEMOKRASI News https://www.demokrasi.co.id/2019/09/kata-pemuda-aswaja-shalat-di-jalanan.html

Post a Comment

0 Comments