Islam, Seksualitas dan Kaum Liberal

Jakarta, Swamedium.com — Di dalam syariat para nabi terdapat satu prinsip muhkamat yang tak pernah berubah sepanjang masa, yaitu kewajiban menjaga akhlak mulia dan pengharaman zina serta seluruh perbuatan keji. Prinsip ini merupakan perkara muhkamat paling agung di bidang etika dan perlindungan keluarga. Karena itulah, Allah ta’ala menggolongkan prinsip ini bersama perkara muhkamat lainnya dalam rangkaian satu ayat al-Qur’an yang berbicara tentang kejahatan terbesar yang dilakukan terhadap umat manusia. Artinya, tindakan yang membenarkan apalagi melegalkan perbuatan-perbuatan keji adalah salah satu bentuk dari kejahatan-kejahatan terhadap kemanusiaan itu sendiri. Allah berfirman:

قُلْ إِنَّمَا حَرَّمَ رَبِّيَ الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ وَالْإِثْمَ وَالْبَغْيَ بِغَيْرِ الْحَقِّ وَأَنْ تُشْرِكُوا بِاللَّهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِ سُلْطَانًا وَأَنْ تَقُولُوا عَلَى اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ (33) الأعراف
Katakanlah wahai Muhammad, Rabbku hanya mengharamkan segala PERBUATAN KEJI yang terlihat dan yang tersembunyi, perbuatan dosa, perbuatan zhalim tanpa alasan yang benar, dan (mengharamkan) kamu memperskeutukan Allah dengan sesuatu, sedangkan Dia tidak menurunkan alasan untuk itu, dan (mengharamkan) kamu membicarakan tentang Allah apa yang tidak kamu ketahui (Q.s. 7: 33)

Tindak kejahatan yang disebutkan dalam ayat inilah yang menjadi sebab terjadinya problematika umat manusia kontemporer, dimana kaum munafik memiliki andil besar dalam upaya menyebarkannya.

Tujuan syariat para nabi adalah membangun masyarakat Islami di atas pondasi akhlak yang mulia, kemudian menjaganya dari segala sesuatu yang dapat membuatnya lemah atau lenyap.

Prinsip menjaga kesucian diri adalah prinsip agung yang dinyatakan oleh Islam sejak permulaan dakwahnya. Ja’far bin Abi Thalib telah menyampaikan prinsip ini di hadapan Raja Najasyi saat beliau menjawab pertanyaan terbesar kebudayaan dunia lama, yaitu, “Apa yang dibawa oleh Islam untuk umat manusia?”



sumber SwaMedium https://www.swamedium.com/2019/09/03/islam-seksualitas-dan-kaum-liberal/

Post a Comment

0 Comments